Jelang Pilkada 2018, Polda Papua tetap antisipasi intervensi dari KKB

CENDRAWASIHNEWS.COM Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M Kamal mengatakan, pihaknya masih terus mengantisipasi dan memonitoring adanya intervensi dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang sempat melakukan kontak senjata dengan aparat hukum. Hal ini juga diantisipasi karena sudah mendekati Pilkada serentak 2018.

“Kita melakukan antisipasi untuk bagaimana nanti kelompok-kelompok Kriminal Bersenjata melakukan intervensi terhadap calon-calon kepala daerah,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis (18/1).

Selain itu, dia mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan sejumlah persiapan untuk memonitoring pergerakan terhadap KKB. Tim itu nantinya tak hanya di tempatkan di Mimika saja, tapi juga di beberapa titik dari daerah pegunungan tengah hingga di pegunungan Puncak.

“Lain geografisnya karena dari kabupaten ke kota-kota atau distrik-distrik menggunakan pesawat, tidak bisa dilalui kendaraan darat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kamal menuturkan, kondisi geografis saat ini juga menguntungkan bagi pihaknya. Pasalnya, kondisi geografis sulit untuk dapat memberikan perlindungan saat nantinya dilakukan distribusi logistik dan penyelenggaraan pemilu.

“Perlindungan tersendiri untuk bagaimana kita mampu menyelamatkan logistik pemilu dan perangkat dari penyelenggara pemilu dan juga proses dari pelaksanaan pemilu,” tandasnya.

Seperti diketahui, Petahana Lukas Enembe dan Klemen Tinal akan ditantang oleh pasangan John Wempi Wetipo dan Habel Melkias Suwae, yang menjadi calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua. Sebenarnya, ada satu pasang calon lagi, yakni Ones Pahabol dan Petrus Yoram Mambai. Namun, KPU Provinsi Papua menolak pendaftaran calon ini karena alasan kelengkapan syarat.

komentar facebook
Baca Juga :  Polisi Bersama Masyarakat Bangun Jembatan