KAPOLRES JAYAPURA MINTA PEMDA CABUT IJIN USAHA JIKA KEDAPATAN MENJUAL MIRAS

Cenderawasihnews.com – Kapolres Jayapura Akbp Gustav R. Urbinas, SH., S.IK, bersama para pejabat utama saat menggelar press conference di aula Obhe Reay May Polres Jayapura Doyo Baru Kabupaten Jayapura, Kamis (20/07/17).

Jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada di Kabupaten Jayapura 9 Agustus 2017 mendatang, Polres Jayapura menggelar Operasi dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang diberi nama Operasi Cipta Kondusif (Cipkon) Kamtibmas di wilayah hukum Polres Jayapura dan hasil yang diperoleh dari awal Juni hingga 20 Juli Polres Jayapura berhasil mengamankan 670 botol minuman keras (Miras) pabrikan dari 7 lokasi yang berbeda, sedangkan untuk minuman keras lokal (Milo) jenis ballo disita dari 4 lokasi berbeda juga masih di wilayah Kabupaten Jayapura, dengan barang bukti (BB) Milo terdiri dari jenis Cap Tikus (CT) dan Ballo. Di lokasi pertama berisi 95 liter, lokasi kedua 60 liter, kemudian di lokasi ketiga juga sebanyak 60 liter Ballo dan terakhir sebanyak 60 liter CT.

Kapolres Jayapura Akbp Gustav R. Urbinas, SH., S.IK. mengatakan, ratusan botol Miras bermerk (pabrikan) maupun minuman lokal (milo) ini disita dari bulan Juni-Juli 2017 yang ada di 11 tempat yang berbeda, beberapa tempat ada di seputaran Kota Sentani, Sentani Timur, Genyem dan Nimbokrang semua di wilayah Kab. Jayapura.

“Saya menyarankan kepada Bupati Jayapura agar ijin usahanya bisa dicabut saja, sebab dari beberapa tempat tersebut kita menemukan ada yang berkedok kios dan bengkel tetapi mereka juga menjual miras, kami akan segera membuat surat dan melaporkan semua temuan miras yang berhasil kami sita kepada Bupati Jayapura, sehingga ada langkah dan kebijakan yang dilakukan Pemda untuk memberikan efek jera terhadap para pelaku penjualan miras tersembunyi yang selama ini ada di Kab. Jayapura untuk para penjual miras sendiri tidak kami tahan namun kami berikan surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi, jika nanti kedapatan, tidak lagi ada toleransi maka kami akan proses sesuai hukum yang berlaku”, Ujar Kapolres Jayapura Akbp Gustav R. Urbinas, SH., S.IK

Baca Juga :  Tim Identifikasi Olah TKP Penemuan Mayat

By. Admin

komentar facebook