Lakukan Deklarasi Masyarakat Harap Pemilu 2019 Di Papua Berjalan Aman Dan Damai

 

calon presiden dan wakil presiden Republik Indonesia telah mendapat nomor urutnya masing-masing. Joko Widodo-Ma’ruf Amin mendapat nomor urut satu (kemudian ditulis 01), sementara Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno mendapat nomor urut dua (kemudian ditulis 02). Pemilihan Presiden kali ini pun diharap bisa berjalan damai.

Sementara itu di Papua kampanye menuju pesta demokrasi pemilu serentak 2019 mulai di tandai dengan deklarasi bersama untuk mewujudkan pelaksanaan pemilu damai, aman dan sejuk.

Warga Papua bersama anggota TNI-Polri mendeklarasikan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2019 mendatang berjalan aman dan damai di seluruh Tanah Papua. Ratusan warga Papua tokoh adat pelajar dan anggota TNI-Polri yang ada di Jayapura mendeklarasikan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif tahun 2019 mendatang agar berlangsung aman damai dan sejuk.

Perwakilan tokoh adat sepakat untuk menjaga kerukunan antar umat agama serta mendukung TNI-Polri dalam mengamankan Pilkada di Tanah Papua. Dalam hal ini ketua komisi pemilihan umum (KPU) papua Theodorus Kossay pada deklarasinya mengajak seluruh kompenen masyarakat, TNI-Polri untuk sama-sama mensukseskan pemilu damai di tanah papua.

“proses demokrasi di Indonesia khususnya kita di papua menganut pemerintahan yang diselenggarakan dari rakyat dan untuk rakyat. Di papua juga dilakukan melalui proses demokrasi yaitu oleh rakyat dan untuk rakyat, mari kita buka deklarsi damai,” kata kossay.

Terlepas dari itu semua akankah proses pemungutan suara pemilu 2019 di tanah papua benar-benar berlangsung dengan aman, damai, dan sejuk, oleh karena itu dibutuhkan peran aktif seluruh masyarakat dan penyelenggara untuk mensosialisasikan tahapan pemilu agar terciptanya aman dan damai.

Pelaksaan pemilu serentak akan melahirkan pemimpin bangsa dan wakil rakyat , pilihan rakyat untuk menentukan bangsa 5 tahun kedepannya.

komentar facebook
Baca Juga :  Polisi Grebek Pengedar Ganja di Keerom